WELCOME

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Saya

Senin, 28 Juni 2010

Weiss: Robben Membuat Perbedaan












Laga perdelapan final yang mempertemukan Slovakia dengan Belanda, Senin (28/6) malam WIB, berakhir dengan kemenangan Belanda 2-1 atas Slovakia. Pelatih Slovakia, Vladimir Weiss, pun memuji penampilan winger Belanda, Arjen Robben.
 
Pada laga yang digelar di Stadion Moses Mabhiba tersebut Robben mencetak gol pembuka bagi Belanda pada menit ke-18. Padahal, laga tersebut adalah pertandingan kedua winger Bayern Muenchen tersebut di Piala Dunia 2010. Hal itu terjadi lantaran Robben sempat mengalami cedera lutut kiri kala Belanda berhadapan dengan Hongaria di laga uji coba terakhir, Sabtu (5/6), sebelum berangkat ke Afrika Selatan. Alhasil, pelatih Van Marwijk pun tidak mau mengambil resiko terhadap cedera salah satu pemain andalannya tersebut. Robben hanya bermain selama delapan belas menit di laga terakhir Tim Orange pada fase grup, saat menekuk Kamerun 2-1. 

Weiss pun memuji penampilan winger berusia 26 tahun itu. Bahkan, Weiss mengaku menyiapkan strategi khusus untuk meredam aksi Robben, tapi gagal membendung kemampuan eks winger Chelsea tersebut. Terbukti, dengan satu gol yang dicetak Robben di laga perdelapan final tersebut.

"Tiga hari, kami telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadang Robben. Tapi, dia terlampau pintar. Dia tahu apa yang dia lakukan. Saat melihat namanya di line up Belanda, saya tahu dia akan membuat perbedaan dan sayangnya, saya benar dalam hal itu," tutur Weiss sperti dilansir SkySports, Senin (28/6). 

Pada laga tersebut, Slovakia baru mampu membalas di menit akhir pertandingan lewat tendangan penalti Robert Vittek. Namun, tidak mampu membawa timnya lolos lantaran tim besutan Van Marwijk sudah unggul dua gol terlebih dahulu berkat gol Wesley Sneijder pada menit ke-84. Dengan hasil itu, Slovakia pun mesti rela angkat kaki dari Afrika Selatan.   
   
Meskipun begitu, Weiss pun tetap memuji penampilan anak-anak asuhnya. "Kami bermain dengan sepenuh hati dan keberanian. Kami pun tetap bangga bisa mencapai babak 16 besar. Tapi, harus saya akui, tim terbaik-lah (Belanda) yang berhak maju ke perempat final," tambah pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Piala Dunia 2010 merupakan ajang Piala Dunia pertama bagi Slovakia sebagai tim yang independen. Sebelumnya, pemain-pemain Slovakia tergabung dalam tim nasional Ceko. Baru pada 1993, Slovakia memerdekakan diri dari Republik Ceko dan memiliki tim nasional sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar