Ya, itulah pertanyaan yang selalu di ucapkan setiap orang ketika melihat piala dunia. Tahun ini Italia dan Perancis gagal melaju ke babak 16 besar, namun prestasi kedua tim 4 tahun lalu bagus, kedua tim masuk ke final dan Italia yang memenangkan laga. Bagaimana dengan Inggris? Ya, prestasi terbaik mereka adalah final, namun itu diraih pada tahun 1966 dan pada saat menjadi tuan rumah. Setelah itu, tidak ada prestasi membanggakan. Sangat memprihatinkan mengingat Inggris punya kualitas yang mungkin terbaik di Eropa dan punya liga terbaik di dunia. Apa yang membuat Inggris selalu sial di piala dunia? Inilah jawaban dari gue, pengamat video syur, eh salah pengamat bola maksudnya.
1. Kurangnya Kesempatan Bermain Bagi Pemain Lokal di Klub.
Yups, Liga Inggris memang yang terbaik di dunia, namun produk lokalnya selalu menjadi pemain kedua. Liga Inggris seperti terjajah oleh pemain asing, bahkan pemilik klub pun berasal dari luar Inggris. Sangat jauh berbeda dengan Liga Italia, Spanyol dan Jerman yang masih banyak di dominasi oleh produk lokal. Lihat saja The Big Four mereka. Hanya Man. United yang memiliki banyak pemain Inggris. Bahkan tim sekelas Aston Villa yang memiliki lebih banyak pemain Inggris di bandingkan Chelsea dan Arsenal. Itulah sebabnya mengapa Inggris kesulitan melahirkan pemain-pemain muda berbakat.
2. Problem Kiper
Masalah lain Inggris. Blunder, kata itu selalu saja menjadi kelemahan kiper-kiper Inggris. David James, Paul Robinson, Scott Carson dan Green adalah kiper-kiper Inggris yang pernah membuat blunder fatal di saat sebenarnya Inggris sudah unggul. Masalah kiper ini juga di sebabkan karena klub liga Inggris selalu memakai jasa kiper luar untuk tim intinya. Liat saja Man. United, sebenarnya mereka punya kiper yang bisa di andalkan Ben Foster dan Man. City punya Joe Hart. Tapi apa yang terjadi, kedua kiper tersebut hanya dicadangkan dan dipinjamkan. Padahal apabila kedua kiper tersebut masuk tim inti dan mengambil banyak pengalaman yang pasti akan meningkatkan kemampuan mereka, paling tidak dua stok kiper ada di skuad The Three Lions.
3. Kesalahan Memilih Pemain
Bila dikatakan Inggris kekurangan pemain muda kata Capello, menurut gue gak juga. Di lini belakang Inggris masih punya Gary Cahill, Dawson, Micah Richard, Lescott yang memiliki tenaga yang fresh karena masih muda. Lalu di tengah dan sayap mereka punya Reo Cooker, Ashley Young, Jenas, Aaron Lenon, Adam Johnson dan Carrick. Di depan masih ada Agbonlahor,Vaughan, Theo Walcott. Memang ada sebagian pemain yang gue sebutin tadi di bawa ke Afsel, akan tetapi mereka hanya jadi cadangan. Gue gak bisa membayangkan betapa cepatnya sayap Inggris bila memasukkan Lennon, Walcott atau Ashley Young. Inggris pasti berbahaya bila bermain sayap. Tidak seperti piala dunia tahun ini, Inggris hanya bertumpu pada Gerrard dan Lampard yang bukan merupakan tipe pemain yang bisa "ngacak-ngacak".
4. Regenerasi yang terlambat
Oke, inilah masalah Inggris selanjutnya, regenerasi yang telat. Coba liat Jerman saat ini mereka ada Neuer, Ozil, Muller, Khadira, Badstruber yang memiliki kualitas bagus karena mereka adalah pemain inti di klubnya masing-masing. Siapa pun pelatih Inggris gue rasa harus berani berjudi dengan menurunkan pemain-pemain muda untuk menambah pengalaman, jika tidak, selamanya Inggris hanya menjadi negara kuat tanpa gelar.
5. Mental Tanding
Ini nih masalah yang gue liat di Inggris di piala dunia kali ini. Inggris kayak gak semangat gitu mainnya apalagi lini belakangnya kerap kalah sprint dari pemain Jerman. Serangan mereka pun hanya menghasilkan ball possesion yang dominan namun sedikit sekali peluang yang berbahaya. Para pemain Inggris seepertinya di bebani oleh sejarah panjang mereka yang selalu gagal. Padahal gue yakin, kalo mereka main lepas, Inggris bisa menjadi tim yang sulit dikalahkan.
6. Pemain Masih Egois
Inilah kebiasaan sebuah tim bila bertabur bintang. Liat saja Real Madrid, siapa yang gak kenal dengan Cristiano Ronaldo, Kaka', Benzema, Cassilas, Pepe, Sergio Ramos, dll. Akan tetapi mereka nihil gelar tmusim 2009-2010. Di Inggris pun kasus serupa terjadi. Inggris punya Steven Gerrard, Frank Lampard, John Terry dan Wayne Rooney, tapi apa yang terjadi, Inggris seperti kehilangan gairah bertanding dan hanya mempertontonkan "individual football". Gerrard sama Lampard sibuk nendang jarak jauh karena mereka punya kemampuan itu dan Rooney sibuk lari-lari gak jelas, udah deh.
7. Strategi Capello Kacau
Untuk yang satu ini khusus piala dunia kali ini. Gue menilai strategi Capello sangat aneh, dia masang Barry, Lampard sama Gerrard di pertandingan yang sama dan hanya memasang Milner sebagai sayap murni. Ketiga pemain yang disebut awal tadi menurut gue memiliki karakter yang sama yaitu lebih menyerang. Dan gue fikir Barry yang jadi sayap kiri karena selama dia di Aston Villa dia main di kiri terus, eh taunya Gerrard yang biasa main di kanan. Kalo kata gue sih lebih baik Capello lebih berani mengorbankan Gerrard atau Lampard dan di ganti dengan gelandang yang lebih bertahan dan mengganti Barry dengan pemain sayap seperti Joe Cole atau The Walcott. Dan Capello juga sering mengganti tandem buat Rooney, jadi penyerang Inggris jadinya kurang nyatu dan main sendiri-sendiri.Di lini belakang pun Capello memilih Upson yang menurut gue gak optimal, banyak marking yang lepas dari Upson dan selalu gagal menambal Terry bila Terry kecolongan. Ya, intinya lini belakang pun Inggris kacau balau juga secara keseluruhan.
Kalau Inggris ingin berprestasi bagus di tingkat dunia, Inggris harus memperhatikan 6 masalah awal diatas ( Kalau pelatihnya bukan Capello lagi).Bila tidak, untuk selamanya Inggris akan berkutat menjadi negara yang selalu apes di piala dunia. Salam Olahraga!!




1 komentar:
Sebenernya gw kecawa bgt ngeliat Inggris kalah.....cuma kayanya bukan kar'na kesalahan Capello juga......maklum kebanyakan pemain bintangnya....jadi pada maen sendiri2 dan ga mau kerjasama.......
Aku Follow Sob(Dj site).....D'tgu Follow balik'y....Thnx..Happy blogging!!!
Posting Komentar