WELCOME

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Saya

Kamis, 17 Juni 2010

Air Mata Evra Awali Kesedihan Les Bleus













Kapten Prancis, Patrice Evra, tampak menitikkan air mata saat lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise, diperdengarkan di Stadion Peter Mokaba, Polokwane, Jumat (18/6) dini hari WIB, menjelang pertandingan menghadapi Meksiko yang berakhir 0-2 untuk keunggulan Meksiko.

Air mata Evra tampaknya menjadi awal kesedihan publik Prancis yang menyaksikan tim kesayangannya harus menerima kenyataan bahwa Meksiko jauh lebih kuat dibandingkan mereka.

Prancis yang datang ke pertandingan kedua itu memiliki misi yang sama dengan Meksiko, yaitu meraih tiga poin penuh untuk membuka peluang mereka lolos ke babak selanjutnya, setelah keduanya hanya bermain imbang pada pertandingan pertama mereka.

Namun tampaknya Prancis harus bersiap untuk pulang terlebih dahulu setelah Meksiko memperlihatkan serangan-serangan tajam yang mengancam gawang Lloris. Mimpi buruk Prancis akhirnya terjadi di menit ke-64 saat Javier Hernandez lolos dari jebakan offside dan mengecoh Lloris di depan gawangnya. Hernandez berhasil membuat El Tri memimpin pertandingan dan membuka peluang mereka lolos.

Mimpi buruk Prancis ternyata tidak hanya sampai di situ. Eric Abidal yang gagal menghalau lari Pablo Barrera terpaksa mengganjal pemain sayap Meksiko tersebut. Akhirnya wasit menunjuk titik putih dan memberikan hadiah tendangan penalti bagi Meksiko. Cuauhtemoc Blanco sukses mengeksekusi penalti dan menambah keunggulan Meksiko menjadi 2-0.

Dengan kekalahan itu, Prancis saat ini berada di posisi ketiga grup A dan terancam gagal lolos ke babak selanjutnya karena baru mengumpulkan satu poin seperti halnya Afrika Selatan. Pertandingan ketiga menghadapi Uruguay Selasa (22/6) akan menjadi penentuan yang juga ditentukan oleh pertandingan lain antara Meksiko dan Afrika Selatan di saat yang bersamaan.

0 komentar:

Posting Komentar