WELCOME

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Saya

Selasa, 22 Juni 2010

Afrika Bangga












Carlos Alberto Parreira gagal meloloskan tuan rumah Afrika Selatan ke babak 16 besar. Namun, kemenangan 2-1 atas Prancis di laga terakhir Grup A, Selasa (22/6) cukup untuk membuat Bafana Bafana merasa bangga.

Steven Pienaar cs. sempat menghidupkan peluang lolos ke babak 16 besar setelah unggul dua gol atas Prancis. Tapi, Bafana Bafana lantas kebobolan sebuah gol dan meskipun kalah 0-1 dari Uruguay, Meksiko bisa mengungguli selisih gol tuan rumah.

"Kami kecewa karena tidak lolos, tapi saya tidak melihatnya sebagai sebuah kegagalan," tandas Carlos Alberto Parreira usai laga di situs FIFA. "Hal utama yang saya rasakan adalah bangga," sambung pelatih yang mengundurkan diri dari timnas Afrika Selatan pascalaga melawan Prancis.

Parreira memutuskan beristirahat pada tahun ini dan kelak hanya akan menerima tawaran melatih dari dalam Brasil. "Saya akan selalu mengingat negara ini dengan perasaan yang sangat, sangat baik," pungkasnya.

Pencetak gol kedua Bafana Bafana ke gawang Hugo Lloris, Katlego Mphela, melontarkan pernyataan senada dengan Parreira. "Saya tidak sedih sama sekali. Saya rasa kami telah memberikan yang terbaik. Kami gagal memanfaatkan beberapa peluang, tapi sebuah kemenangan tetaplah kemenangan, terutama dari Prancis di Piala Dunia," paparnya.

Perjuangan Pienaar cs. juga diapresiasi dengan baik oleh Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma. Ia hadir di ruang ganti usai Afsel berhadapan dengan Prancis dan berterima kasih kepada pemain.

"Seperti yang anda tahu, kami tidak lolos dan karena itu saya kecewa, saya pikir tim telah bermain dengan baik. Anak-anak membuat kami bangga hari ini. Mereka mengakhiri kiprahnya dengan positif, dan saya sangat bahagia untuk itu," tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar